Pasca Bencana, Ratusan Emak-Emak Antre Gas LPG 3 Kg di SPBU Pengkala Blangkejeren

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:40 WIB

50199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Gayo Lues, ratusan ibu rumah tangga kembali memadati SPBU Pengkala, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (08/01/2026), untuk mendapatkan gas LPG subsidi 3 kilogram.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak pagi hari para emak-emak telah mengantre panjang dengan tertib. Demi memperoleh satu tabung gas LPG 3 kg, mereka rela menunggu berjam-jam sambil membawa persyaratan berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti identitas penerima gas bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, harapan sebagian emak-emak harus pupus. Pasalnya, stok gas LPG di SPBU tersebut dilaporkan habis sebelum seluruh antrean terlayani.

Pihak SPBU menyebutkan bahwa pasokan gas telah habis dan masyarakat diminta menunggu kedatangan satu unit truk pengangkut LPG lainnya yang masih dalam perjalanan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga, khususnya para emak-emak yang telah lama mengantre.

“Sudah capek-capek antre dari pagi, eh gasnya habis pula,” keluh salah seorang emak-emak dengan nada kecewa.

Antrean panjang tak terhindarkan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat pascabencana, sementara distribusi gas LPG masih terbatas.

Warga pun berharap pemerintah dan instansi terkait segera menormalkan pasokan LPG agar kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi.

Untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman, aparat Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues turut diterjunkan ke lokasi.

Sejumlah personel tampak berjaga dan mengamankan jalannya antrean agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya kericuhan.

Kehadiran aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat karena membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib, meski sebagian warga terpaksa pulang dengan tangan kosong.

Hingga siang hari, antrean masih terlihat mengular, sembari warga menunggu kepastian kedatangan pasokan gas tambahan.

Berikut Videonya:

 

[Red]

Berita Terkait

Ciptakan Lingkungan Aman, Koramil 1607-09/Utan Laksanakan Patroli Malam
Patroli Malam Humanis, Koramil Lunyuk Perkuat Keamanan Wilayah
Babinsa Dekat dengan Warga, Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran Jadi Perhatian
Dandim Basofi: Pengorbanan Pahlawan Harus Diteruskan Lewat Pengabdian
Babinsa Desa Baru Tahan Imbau Warga Tak Mudah Terprovokasi Isu, Jaga Generasi Muda dari Narkoba dan Judi Online
‎Babinsa Koramil Moyo Hilir Hadiri Maulid Nabi, Wujudkan Kedekatan TNI dengan Masyarakat
Jaga Kondusivitas, Babinsa Jorok Dampingi Eksekusi Lahan Sengketa
Babinsa Lebin Hadir dalam Maulid Nabi, Dorong Semangat Silaturahmi dan Kerukunan Warga

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Melalui MTQH, Danramil Lunyuk Perkuat Harmoni Sosial dan Nilai Spiritual Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:16 WIB

MTQH Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda, Danramil Moyo Hilir Hadir Berikan Dukungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Utamakan Kelestarian Lingkungan, Babinsa Lenangguar Imbau Warga Bijak Manfaatkan Lahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Kerekeh hingga Kerato, Babinsa Dukung Koordinasi Program Bedah Rumah di Lima Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dukung Masa Depan Pencari Kerja, Kasdim Sumbawa Hadir di Sumbawa Job Fair 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Anggota Koramil 1607-03/Ropang Bersama Warga Gotong Royong di Desa Lenangguar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:23 WIB

Pemuda Tangguh, Indonesia Kuat: Kasdim 1607/Sumbawa Hadiri Upacara Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Jaga Kedekatan dengan Masyarakat, Babinsa Hadiri Syukuran Pelantikan Kades Telaga

Berita Terbaru