Blangkejeren |Tribun News 99 – Gerakan penanaman bawang putih serentak tak berhenti pada agenda nasional. Di Kabupaten Gayo Lues, program tersebut diterjemahkan dalam aksi langsung di lahan Kelompok Tani Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Rabu, 19 Agustus 2026.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, TNI-Polri, kelompok tani dan masyarakat ikut menanam bibit bawang putih secara bersama-sama.

Kegiatan di Gayo Lues itu menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih serentak yang digelar di 17 provinsi. Secara nasional, kegiatan tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dengan pusat kegiatan berlangsung di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Di tingkat daerah, kegiatan di Desa Sangir dihadiri Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., Dandim 0113/Gayo Lues yang diwakili Danramil 03/Bkj Kapten Inf. Adriyanto, S.H., Danyon 855/RK Letkol Inf. Irvan Nugraha Rodin, S.I.P., M.Tr.Mil., Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues Mansyuruddin, S.T., Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Ketua Bhayangkari Cabang Gayo Lues Ny. Maula Cakra bersama pengurus Bhayangkari, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti pelaksanaan penanaman bawang putih secara nasional. Setelah itu, para pejabat dan undangan yang hadir melakukan penanaman bibit bawang putih di lahan perkebunan Kelompok Tani Desa Sangir.
Bagi pemerintah daerah dan aparat keamanan, keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut bukan sekadar simbol dukungan. Penanaman bawang putih ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan yang tengah didorong secara nasional.
Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya mengatakan Polri siap mengambil bagian dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, termasuk melalui pengembangan sektor pertanian di daerah.
Menurut Cakra, penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani dan masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing agar program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dapat berlanjut hingga menghasilkan manfaat bagi petani.
Ia berharap penanaman bawang putih di Desa Sangir dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Gayo Lues Suhaidi juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan gerakan penanaman bawang putih serentak tersebut. Menurut dia, daerah memiliki potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Gerakan penanaman bawang putih tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan lahan pertanian. Kehadiran aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan kelompok tani menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan.
Bawang putih sendiri menjadi salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan kebutuhan pasar. Karena itu, keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada kegiatan tanam, tetapi juga pada kemampuan petani dalam menjaga produktivitas, mengelola lahan dan mengembangkan hasil pertanian.
Dengan dilaksanakannya penanaman secara langsung di lahan kelompok tani, program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus dorongan kepada masyarakat untuk memanfaatkan potensi pertanian secara lebih optimal.
Di Gayo Lues, kegiatan itu menjadi salah satu bentuk dukungan lintas sektor terhadap pembangunan pertanian. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan masyarakat diharapkan dapat terus menjaga koordinasi agar program ketahanan pangan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Gerakan penanaman bawang putih serentak pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai bibit yang ditanam pada satu hari. Program tersebut membawa agenda yang lebih panjang, yakni bagaimana lahan pertanian dapat produktif, petani memperoleh manfaat ekonomi dan ketahanan pangan dapat diperkuat dari tingkat daerah. [Ahda G]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues




















