Blangkejeren | Tribun News 99 – Hubungan antara kepolisian dan pers dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun komunikasi publik yang sehat. Karena itu, Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., mengajak insan pers memperkuat sinergi untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.
Ajakan tersebut disampaikan Cakra Donya dalam kegiatan temu ramah bersama insan pers yang digelar di Cafe Logon Hills Gayo Lues, Kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren, Kamis, 20 Agustus 2026. Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polres Gayo Lues dan wartawan yang bertugas di wilayah tersebut.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada para insan pers yang hadir.
Ia mengatakan keberadaan wartawan memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun komunikasi antara institusi kepolisian dan publik.
“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan insan pers yang telah hadir. Saya merasa nyaman berada di Gayo Lues. Rasanya seperti pulang kampung sendiri,” ujar Cakra Donya.
Menurut dia, kemitraan antara kepolisian dan pers tidak semestinya hanya berlangsung ketika ada peristiwa atau kegiatan tertentu. Komunikasi yang terbangun secara rutin diperlukan agar informasi mengenai pelayanan kepolisian, keamanan, maupun persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat disampaikan secara lebih terbuka.
Dalam kesempatan tersebut, Cakra Donya juga menegaskan komitmen Polres Gayo Lues melalui nilai “SIGAP”, yang merupakan akronim dari Solid, Integritas, Gerak Cepat, Akuntabel dan Presisi.
Ia menjelaskan, nilai tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Solid dimaknai sebagai kekuatan kerja bersama, integritas berkaitan dengan konsistensi menjaga kepercayaan, gerak cepat menyangkut respons terhadap kebutuhan masyarakat, akuntabel dalam setiap tindakan, sedangkan presisi diarahkan pada pelaksanaan tugas yang tepat dan terukur.
“SIGAP ini menjadi komitmen kami dalam menjalankan tugas. Solid dalam bekerja, menjaga integritas, bergerak cepat memberikan pelayanan, akuntabel dalam setiap tindakan dan presisi dalam melaksanakan tugas kepolisian,” katanya.
Cakra Donya juga meminta pers ikut mengambil bagian dalam menjaga suasana daerah tetap kondusif. Ia menilai pemberitaan yang berimbang dan berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan akan membantu masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai berbagai persoalan.
Komunikasi yang baik, menurut dia, juga penting untuk mencegah kesalahpahaman serta berkembangnya informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Persoalan penyalahgunaan narkotika turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kapolres menyebut narkotika sebagai salah satu ancaman yang perlu dihadapi secara bersama, terutama karena dampaknya terhadap generasi muda.
Cakra Donya menyampaikan pesan keras mengenai risiko penyalahgunaan narkotika. “Kalau kita bicara penyalahgunaan narkotika, bagi pemakai ada tiga kemungkinan. Pertama jatuh miskin, kedua overdosis atau mati, dan yang ketiga ditangkap polisi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penanganan persoalan narkotika tidak cukup hanya melalui tindakan kepolisian. Menurutnya, keluarga, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda dan pers memiliki peran masing-masing dalam memberikan edukasi serta membangun kesadaran masyarakat.
“Mari kita bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. Jangan sampai narkotika merusak masa depan generasi muda kita,” katanya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu juga menjadi ruang bagi Kapolres dan para PJU untuk berkomunikasi langsung dengan insan pers. Sejumlah persoalan yang berkaitan dengan tugas kepolisian dan kondisi kamtibmas dibahas dalam suasana kekeluargaan.
Selain Kapolres, hadir Kabagops Kompol Iskandar, S.Pd., M.Pd., Kasatintelkam AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kasatreskrim IPTU Heri Haryanto, S.H., Kasatresnarkoba AKP Kabri, S.H., M.M., Kasatsamapta IPTU Irwansyah, S.H., serta Kasatlantas AKP Syafriandy, S.Sos.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Gayo Lues membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan insan pers. Tujuannya bukan hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga membangun pola komunikasi publik yang dapat membantu masyarakat mendapatkan informasi secara cepat, tepat dan berimbang.
Bagi kepolisian, sinergi dengan pers merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik. Sementara bagi pers, keterbukaan komunikasi menjadi salah satu unsur penting dalam menjalankan fungsi penyampaian informasi kepada masyarakat.
Dengan komunikasi yang terus terjaga, kepolisian dan insan pers diharapkan dapat mengambil peran masing-masing secara profesional dalam mendukung terciptanya Kabupaten Gayo Lues yang aman, nyaman dan kondusif. [Ahda G]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues




















