Blangkejeren|Tribun News 99 – Kepolisian Resor Gayo Lues tidak hanya menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak kebakaran di Kampung Lukup Baru, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, tetapi juga turun langsung membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran, Jum’at (28/08/2026).

Bantuan tersebut diserahkan di lokasi kejadian sebagai bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak musibah kebakaran. Personel Polres Gayo Lues bersama personel Polsek Rikit Gaib bergotong royong membersihkan material dan puing yang masih berserakan di sekitar lokasi terdampak.
Kegiatan sosial itu dipimpin Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., yang dalam pelaksanaannya diwakili Wakapolres Gayo Lues Kompol Edi Yaksa, S.Sos., M.H. Sejumlah pejabat utama Polres Gayo Lues, personel kepolisian, pengurus Bhayangkari Cabang Gayo Lues, pengurus Bhayangkari Ranting Rikit Gaib, serta masyarakat korban kebakaran turut hadir.
Kehadiran jajaran kepolisian tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan langsung kepada warga yang tengah menghadapi situasi sulit setelah terjadinya kebakaran. Selain bantuan berupa kebutuhan untuk korban, tenaga personel juga dikerahkan untuk membantu proses pembersihan di lokasi.
Wakapolres Gayo Lues Kompol Edi Yaksa mengatakan, kehadiran kepolisian di lokasi merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Polres Gayo Lues hadir di lokasi kebakaran untuk menyalurkan bantuan kepada para korban. Selain itu, personel juga melakukan pembersihan puing-puing bekas kebakaran di lokasi kejadian,” kata Edi.
Menurut Edi, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan warga yang terdampak. Ia menyadari bantuan tersebut tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat akibat kebakaran, namun diharapkan mampu meringankan beban korban dalam menghadapi masa setelah musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para korban kebakaran. Semoga masyarakat yang terdampak dapat segera pulih dan bangkit kembali setelah musibah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, tugas kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kondisi tertentu, kepolisian juga berupaya hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi yang membutuhkan kepedulian dan kebersamaan.
Semangat gotong royong terlihat ketika personel kepolisian bersama masyarakat melakukan pembersihan di sekitar lokasi kebakaran. Material sisa kebakaran dikumpulkan dan area yang terdampak dibersihkan agar lingkungan dapat kembali tertata.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kabagops Polres Gayo Lues Kompol Iskandar, S.Pd., M.Pd., Kabagren Kompol Fiter Bronson, S.Sos., M.M., Kabag SDM AKP Syafaruddin, S.H., Kabaglog AKP Gomgom Tampubolon, Kasatresnarkoba AKP Kabri, S.H., M.M., Kasatlantas AKP Syafriandy, S.Sos., Kasatsamapta IPTU Irwansyah, S.H., Kasatbinmas AKP Masjidul Hak, Kasattahti IPDA Andi Christian Saragi, Kasipropam IPDA Afifuddin, Kapolsek Rikit Gaib IPTU Ilham, serta personel Polres Gayo Lues dan Polsek Rikit Gaib.
Pengurus Bhayangkari Cabang Gayo Lues dan Bhayangkari Ranting Rikit Gaib juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari dukungan sosial kepada masyarakat yang terdampak.
Di tengah kondisi warga yang masih berupaya menata kembali kehidupan setelah kebakaran, perhatian dari berbagai pihak menjadi hal penting. Bantuan kebutuhan dasar, dukungan moral, maupun tenaga untuk membersihkan lokasi dapat membantu masyarakat melewati masa pemulihan secara bertahap.
Pengulu Kampung Lukup Baru, Rahardian, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gayo Lues beserta seluruh jajaran yang telah datang langsung ke lokasi kebakaran dan memberikan bantuan kepada masyarakat.
“Atas nama masyarakat Kampung Lukup Baru, kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Gayo Lues beserta seluruh jajaran yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan dan kepedulian ini sangat berarti bagi masyarakat yang terkena musibah,” kata Rahardian.
Menurut Rahardian, kehadiran jajaran kepolisian tidak hanya membantu kebutuhan warga, tetapi juga memberikan semangat kepada masyarakat untuk kembali bangkit dan menjalani aktivitas setelah mengalami musibah.
Bagi warga yang terdampak, proses pemulihan tentu membutuhkan waktu. Rumah dan barang-barang yang terdampak kebakaran membuat masyarakat harus kembali menata berbagai kebutuhan kehidupan sehari-hari. Karena itu, dukungan dari lingkungan sekitar dan berbagai pihak diharapkan dapat membantu warga menjalani proses tersebut.
Kegiatan bantuan sosial dan gotong royong itu berlangsung dalam suasana kebersamaan. Personel kepolisian bersama masyarakat bekerja membersihkan puing-puing serta material yang tersisa di lokasi kebakaran.
Kepolisian Resor Gayo Lues berharap kepedulian terhadap korban tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga dapat memperkuat semangat gotong royong masyarakat. Dukungan bersama dinilai penting agar warga terdampak dapat melalui masa pemulihan dengan lebih kuat.
Jajaran kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut memberikan dukungan sesuai kemampuan kepada warga yang terdampak. Dengan kebersamaan dan kepedulian, proses pemulihan diharapkan dapat berlangsung secara bertahap sehingga masyarakat Kampung Lukup Baru dapat kembali menjalankan kehidupan dan aktivitas sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa penanganan dampak musibah bukan hanya soal membersihkan lokasi, tetapi juga tentang memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa menghadapi masa sulit seorang diri. [Ahda,G]
Sumber:Humas Polres Gayo Lues.




















