Gayo Lues| Tribun News 99 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, sejak Senin malam hingga Selasa dini hari mengakibatkan banjir yang merendam sejumlah kawasan di Desa Badak dan Desa Aih Bobo.
Luapan air yang datang dari daerah hulu menyebabkan akses jalan penghubung antarwilayah tidak dapat dilalui, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh untuk sementara waktu.
Peristiwa tersebut terjadi setelah curah hujan tinggi berlangsung selama beberapa jam. Debit air sungai yang terus meningkat akhirnya meluap ke badan jalan dan kawasan permukiman warga.
Kondisi diperparah dengan material kayu, ranting, batu, dan lumpur yang terbawa arus sehingga menutup sebagian jalur transportasi.
Akibat banjir tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Warga yang hendak menuju pusat kecamatan maupun ke desa tetangga terpaksa menghentikan perjalanan karena khawatir terseret arus.
Sejumlah masyarakat memilih bertahan di rumah sambil menunggu kondisi air surut.
Selain menghambat mobilitas warga, banjir juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan infrastruktur.
Beberapa titik badan jalan terlihat terkikis arus, sementara saluran drainase tidak mampu menampung volume air yang terus meningkat. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan darurat guna memastikan akses transportasi kembali normal.
Hingga Selasa siang, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut. Namun, jalur menuju Desa Badak dan Desa Aih Bobo masih belum sepenuhnya aman dilalui karena masih terdapat material banjir yang menutupi badan jalan.
Warga diimbau tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. [Ahda.Gunawan]




















