Tulungagung|Tribun News 99 – Sejumlah ruko yang berada di sekitar Stasiun Tulungagung mulai dikosongkan. Diketahui bahwa ruko tersebut berada di atas aset KAI. Rencananya KAI akan melakukan revitalisasi terhadap Stasiun Tulungagung, (10/08/2026).
Berdasarkan pantauan, sekitar 10 ruko lebih di sekitar Stasiun Tulungagung mulai dikosongkan. Tampak juga beberapa pekerja tengah membongkar ruko. Di bekas ruko terdapat tulisan toko pindah di tempat lain.
Salah satu pedagang berinisal A mengatakan, pengosongan ruko telah dilakukan sejak akhir Juli 2026 lalu. Rencananya kawasan yang menjadi ruko akan digunakan KAI untuk pengembangan Stasiun Tulungagung.
Pembongkaran ruko bukan semata-mata karena masa kontrak yang sudah habis. Beberapa pedagang yang melakukan pengosongan ternyata juga masih memiliki masa kontrak 2 tahun.
“Tidak semua ruko yang dikosongkan karena kontraknya habis. Seperti di ruko sebelah saya masih punya sisa kontrak 2 tahun, tapi juga dikosongkan,” terangnya.
Pedagang yang masih memiliki sisa kontrak untuk sementara dipindah ke ruko sebelah selatan. Diketahui bahwa, pedagang yang masih memiliki sisa kontrak melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. Bukan melakukan kontrak langsung dengan KAI.
“Kami juga mendapat info, katanya KAI akan menyediakan tempat relokasi. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” jelasnya.
Para pedagang juga tidak bisa berbuat banyak. Mengingat tempat mereka berjualan berada di atas tanah KAI. Namun dengan dipindahnya lokasi berjualan tentu akan berdampak pada penghasilan pedagang.
“Kalau tempat berjualan berpindah-pindah tentu berdampak pada omset. Tapi mau bagaimana lagi kalau sudah disuruh pindah,” paparnya.
Sementara itu, Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari membenarkan bahwa sejumlah ruko di aset KAI mulai dikosongkan pedagang. Namun pengosongan ruko dilakukan karena masa kontrak yang sudah habis.
“Kontraknya sudah habis. Untuk jumlah ruko masih belum tahu secara pasti, karena belum input data di bagian aset,” ungkapnya.
Pengosongan ruko dilakukan sebagai tahap perencanaan pengembangan Stasiun Tulungagung. (Hilal)




















