Pasca Bencana, Ratusan Emak-Emak Antre Gas LPG 3 Kg di SPBU Pengkala Blangkejeren

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:40 WIB

50176 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Gayo Lues, ratusan ibu rumah tangga kembali memadati SPBU Pengkala, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (08/01/2026), untuk mendapatkan gas LPG subsidi 3 kilogram.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak pagi hari para emak-emak telah mengantre panjang dengan tertib. Demi memperoleh satu tabung gas LPG 3 kg, mereka rela menunggu berjam-jam sambil membawa persyaratan berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti identitas penerima gas bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, harapan sebagian emak-emak harus pupus. Pasalnya, stok gas LPG di SPBU tersebut dilaporkan habis sebelum seluruh antrean terlayani.

Pihak SPBU menyebutkan bahwa pasokan gas telah habis dan masyarakat diminta menunggu kedatangan satu unit truk pengangkut LPG lainnya yang masih dalam perjalanan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga, khususnya para emak-emak yang telah lama mengantre.

“Sudah capek-capek antre dari pagi, eh gasnya habis pula,” keluh salah seorang emak-emak dengan nada kecewa.

Antrean panjang tak terhindarkan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat pascabencana, sementara distribusi gas LPG masih terbatas.

Warga pun berharap pemerintah dan instansi terkait segera menormalkan pasokan LPG agar kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi.

Untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman, aparat Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues turut diterjunkan ke lokasi.

Sejumlah personel tampak berjaga dan mengamankan jalannya antrean agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya kericuhan.

Kehadiran aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat karena membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib, meski sebagian warga terpaksa pulang dengan tangan kosong.

Hingga siang hari, antrean masih terlihat mengular, sembari warga menunggu kepastian kedatangan pasokan gas tambahan.

Berikut Videonya:

 

[Red]

Berita Terkait

PT TIMAH Dorong Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Pembinaan Bank Sampah di Desa Sawang Laut
Uji coba

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:37 WIB

Melalui Pendampingan PT Timah, Pokdakan Tuah Bersatu Terus Kembangkan Budidaya Kakap Putih.

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:46 WIB

PT TIMAH Dorong Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Pembinaan Bank Sampah di Desa Sawang Laut

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:22 WIB

Jumat Berkah, Ka Pos Marnit Pol Airud Serahkan Bantuan Kepada Warga Penderita Diabetes Akut.

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:09 WIB

Pemerintah Desa (Pemdes) Tebias Kembali Salurkan BLT Bulan April – Juni 2026 Kepada 28 KPM.

Senin, 25 Mei 2026 - 06:28 WIB

Lewati Berbagai Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT TIMAH

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:03 WIB

PT TIMAH Konsisten Bangun Generasi Unggul, 958 Alumni Lahir dari Program Kelas Beasiswa

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:54 WIB

Jaga Generasi Muda Sebagai Penerus Bangsa, Polres Karimun Gelar Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026

Berita Terbaru