Moyo Hilir, Sumbawa – Koramil 1607-12/Moyo Hilir menunjukkan dukungannya terhadap upaya peningkatan sektor pertanian melalui keikutsertaan dalam rapat fasilitasi pembentukan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) dan koordinasi pola Musim Tanam I (MT I) di Daerah Irigasi Mamak-Kakiang, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor UPT Pengamat Jalan dan Pengairan Lape, Jalan Lintas Sumbawa–Bima, tersebut dihadiri berbagai unsur terkait, mulai dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Sumbawa, Dinas Pertanian, Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, hingga pengurus Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Dalam kegiatan tersebut, Koramil 1607-12/Moyo Hilir diwakili oleh Batiwanwil sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan irigasi dan perencanaan pola tanam guna menunjang produktivitas pertanian masyarakat.
Rapat tersebut membahas pembentukan IP3A sebagai wadah koordinasi antarkelompok petani pemakai air, sekaligus menyelaraskan pola tanam Musim Tanam I di wilayah Daerah Irigasi Mamak-Kakiang. Melalui koordinasi ini, diharapkan pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi serta pemanfaatan air dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Dalam musyawarah tersebut, masing-masing GP3A menunjuk dua orang perwakilan untuk menjadi anggota IP3A. Sebanyak 16 orang perwakilan dari seluruh GP3A kemudian ditetapkan sebagai anggota dengan susunan kepengurusan yang mencakup unsur pembina, ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta bidang kelembagaan, pemeliharaan irigasi, pemeliharaan air, dan peningkatan produksi.
Dukungan Koramil 1607-12/Moyo Hilir dalam kegiatan ini merupakan bagian dari peran aparat teritorial dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Melalui kerja sama dan koordinasi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok petani, diharapkan pengelolaan irigasi Daerah Mamak-Kakiang semakin optimal sehingga dapat mendukung kelancaran musim tanam, meningkatkan hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa.
(Pendim 1607/Sumbawa).




















