Gayo Lues/Tribun News99 – Akses jalan penghubung Desa Kute Reje dan Desa Soyo di Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, resmi kembali dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat pada Sabtu, (17/01/2026).
Jalur yang menjadi tulang punggung mobilitas warga di wilayah tersebut sempat mengalami pemutusan total akibat material longsor yang terbawa derasnya aliran banjir bandang beberapa waktu yang lalu, mengganggu aktivitas sehari-hari serta konektivitas antar kedua desa.
Dalam upaya mempercepat pemulihan akses jalan, personel Polsek Terangun bekerja sama erat dengan Kepala Desa Kute Reje dan elemen masyarakat setempat untuk melaksanakan kegiatan pembersihan.
Timbunan tanah dan batu yang menutupi sebagian besar badan jalan menjadi fokus utama pekerjaan, dengan dukungan alat berat excavator yang digunakan untuk mengangkat material longsor secara efektif dan efisien.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara aparatur negara dan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang cepat dan tepat guna menghadapi tantangan akibat bencana alam.
Dalam keterangannya, IPTU Surya Yusbar selaku Kapolsek Terangun, yang juga menyampaikan pandangan dari Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., menjelaskan bahwa peran yang dilakukan oleh Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam kegiatan ini merupakan bentuk wujud komitmen yang mendalam untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kita memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan bahwa mobilitas warga dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin, sehingga aktivitas ekonomi, sosial, dan pendidikan tidak terganggu dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang menjadi dasar dari tugas dan fungsi Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
Kepala Desa Kute Reje, Jemadil, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pembukaan jalan kembali. Menurutnya, upaya ini merupakan hasil kerja sama yang erat antara gerakan swadaya masyarakat dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan Polsek Terangun.
“Kita sangat bersyukur karena sekarang jalan sudah dapat dilalui dengan lancar oleh kendaraan ringan maupun sedang. Jalur ini memiliki peran sangat penting bagi warga yang harus melakukan perjalanan antara kedua desa untuk berbagai keperluan mendasar,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan jalan yang terhubung dengan baik akan menjadi dasar bagi pemulihan dan perkembangan lebih lanjut di wilayah tersebut.
Dengan terbukanya kembali akses jalan penghubung ini, diharapkan seluruh aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat berangsur-angsur kembali pulih seperti semula.
Banyak warga yang sangat bergantung pada jalur ini untuk melakukan perjalanan ke tempat kerja, mengakses fasilitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta memasarkan hasil produksi lokal seperti komoditas pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama sebagian besar penduduk di Desa Kute Reje dan Desa Soyo.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi upaya pemulihan infrastruktur di wilayah lain yang terdampak bencana alam, dengan menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi antar berbagai pihak. [AG]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

















