Gudang Bulog Meulaboh Disorot, DPR RI Temukan Beras Tak Layak Standar Premium

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:26 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat| Tribun News 99 — Anggota Komisi IV DPR RI, Jamaluddin Idham, S.H., M.H., turun langsung meninjau Gudang Perum Bulog Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (7/5/2026). Sidak politisi PDI Perjuangan itu bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan peringatan terbuka agar stok pangan pemerintah tidak dikelola asal-asalan.

Di dalam gudang, Jamaluddin memeriksa langsung cadangan beras pemerintah, termasuk beras subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program bantuan pangan nasional. Dari sejumlah sampel yang ditunjukkan, ia menemukan kualitas beras yang dinilai belum layak masuk kategori premium.
“Tolong kualitas beras ditingkatkan. Ini akan dikonsumsi masyarakat. Harus ada standar mutu yang benar-benar dijaga,” kata Jamaluddin di hadapan pejabat Perum Bulog Kancab Meulaboh.

Ketua PDIP Aceh itu tampak menyoroti serius kondisi fisik sejumlah sampel beras yang tersimpan di gudang. Ia menegaskan, distribusi pangan pemerintah tidak boleh sekadar mengejar kuantitas sambil mengabaikan kualitas konsumsi warga.
“Hari ini kita datang mengingatkan. Kalau tidak ada upaya memperbaiki kualitas, maka akan ada inspeksi lanjutan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Aceh I, Jamaluddin mengaku prihatin apabila masyarakat menerima bantuan pangan dengan mutu di bawah standar. Menurutnya, program bantuan pemerintah seharusnya menjadi instrumen perlindungan sosial, bukan justru menghadirkan keluhan baru di tengah masyarakat.

Ia menilai kualitas Beras Bantuan Pangan (Bapang) yang tersimpan di Gudang Bulog Meulaboh perlu segera dievaluasi. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dinilai mencederai standar pelayanan lembaga pangan milik negara.
“Rakyat tidak boleh diposisikan sebagai penerima beras seadanya. Negara wajib memastikan bantuan yang diberikan benar-benar layak konsumsi,” ujarnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Aceh, Jamaluddin juga memantau langsung harga beras pemerintah yang beredar di pasar-pasar Meulaboh. Langkah itu dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan mutu pangan berjalan seiring, terutama di tengah tekanan ekonomi masyarakat. (Azam)

Berita Terkait

Pihak RSHD Diduga Kebal Hukum, Limbah B3 Mengalir ke Permukiman Warga

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:52 WIB

Kurban Perdana di BTN Green Hill Sumbawa Penuh Haru, Semangat Gotong Royong Warga Membara

Senin, 25 Mei 2026 - 05:57 WIB

Ketua Komisi DPRD Sumbawa Janji Tindak Lanjuti Tuntutan Massa terhadap PT Intam

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:03 WIB

Geruduk DPRD Sumbawa, APR Tuntut Keseriusan Pemerintah Atasi Persoalan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Dikonfirmasi Soal Dugaan Pelanggaran PT Black Whale Industry, Ini Jawaban Plh Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter

Senin, 18 Mei 2026 - 07:51 WIB

Dituding Provokatif dan Sarat Propaganda, Nobar Film “Pesta Babi” Ditolak di KSB

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:37 WIB

Silaturahmi Bersama Bupati, Tokoh Masyarakat Minta Perbaikan Jalan Usar–Prode SP II

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:51 WIB

Bapas Sumbawa Gandeng TNI-Polri Perangi HP Ilegal, Penipuan dan Narkoba

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:14 WIB

Ketua Umum LSM Garda Sumbawa, Siap Bongkar Kelalaian PLTU Kertasari Ke Jalur Hukum

Berita Terbaru

REGIONAL

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:10 WIB