Gayo Lues – Wakapolres Gayo Lues KOMPOL Edi Yaksa, S.Sos., bersama Wakil Bupati Gayo Lues melakukan peninjauan langsung ke lokasi jalan penghubung menuju Kabupaten Aceh Timur yang terendam banjir susulan, tepatnya di ruas jalan menuju Desa Badak, Kecamatan Blangkejeren, Sabtu (03/01/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap dampak meningkatnya curah hujan yang menyebabkan luapan sungai dan mengganggu akses transportasi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolres dan Wakil Bupati turut didampingi Kapolsek Blangkejeren serta sejumlah kepala bidang dari instansi terkait sesuai dengan kewenangannya masing-masing.
Dari hasil pantauan di lapangan, terlihat air sungai meluap hingga menutupi badan jalan dengan arus yang cukup deras, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Meski kondisi tersebut tergolong rawan, masih ditemukan sejumlah warga yang mencoba melintas demi melanjutkan aktivitas.
Menyikapi hal itu, pihak kepolisian telah menempatkan personel di lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memberikan imbauan secara persuasif agar masyarakat tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang banjir.
Wakapolres Gayo Lues KOMPOL Edi Yaksa menjelaskan bahwa banjir yang terjadi merupakan banjir susulan akibat intensitas hujan yang kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir. Oleh karena itu, kepolisian mengedepankan langkah-langkah preventif guna meminimalisir risiko kecelakaan dan korban jiwa.
Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami mengimbau agar warga tidak nekat melintas di jalur yang terendam banjir dan mengikuti petunjuk petugas yang berjaga,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Sementara itu, Wakil Bupati Gayo Lues menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan situasi di lapangan secara intensif.
Pemerintah juga melakukan koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait untuk menentukan langkah-langkah penanganan yang diperlukan, baik dalam aspek pengamanan, rekayasa lalu lintas, maupun antisipasi dampak lanjutan apabila debit air kembali meningkat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur terkait lainnya sangat penting dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai dan jalur rawan banjir.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi banjir untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air serta memastikan situasi tetap terkendali.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta memastikan penanganan bencana berjalan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. [AHDA GUNAWAN]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

















