Gayo Lues — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah infrastruktur vital di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang rusak akibat banjir bandang dan longsor. Kunjungan ini menegaskan keseriusan pemerintah pusat dalam menangani dampak bencana sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang bagi keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PUPR didampingi Anggota DPR RI H. Irmawan, S.Sos., M.M., Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., serta Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Pd.
Rombongan meninjau langsung ruas jalan lintas Blangkejeren–Kutacane di kawasan Tangsaran, Desa Ramung, Kecamatan Putri Betung, termasuk titik longsor Tetumpun, serta Jembatan Aih Bobo di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang.
Ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung antar kabupaten yang sangat strategis. Selain menjadi akses utama transportasi masyarakat, jalur ini juga berperan penting dalam distribusi logistik dan hasil pertanian.
Kerusakan parah akibat banjir dan longsor beberapa waktu lalu menyebabkan aktivitas warga terganggu dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.
Anggota DPR RI H. Irmawan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan daerah, khususnya dalam pemulihan infrastruktur pascabencana. Ia menyatakan akan mendorong dukungan anggaran dan kebijakan di tingkat pusat agar penanganan jalan dan jembatan di Gayo Lues dapat dilakukan secara menyeluruh, baik dalam bentuk perbaikan darurat maupun pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, Kapolres Gayo Lues AKBP. Hyrowo menyampaikan, bahwa kehadiran Menteri PUPR bersama jajaran merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.
Menurutnya, jalan dan jembatan yang ditinjau memiliki peran krusial bagi mobilitas warga, distribusi bantuan, serta roda perekonomian daerah. Ia menegaskan Polri siap mendukung penuh langkah cepat pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan infrastruktur pascabencana.
Sementara itu, Menteri PUPR Dody Hanggodo menjelaskan, bahwa pemerintah pusat tidak hanya berfokus pada perbaikan sementara. Untuk titik-titik yang dinilai rawan dan tidak lagi aman secara teknis, Kementerian PUPR menyiapkan rencana pemindahan jalur jalan baru.
Langkah ini dinilai penting agar ke depan akses transportasi lebih aman dan tidak terus berulang terdampak bencana alam.
Dody menambahkan, sebelum penetapan trase baru, pihaknya akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh. Kajian tersebut meliputi aspek keselamatan, kondisi kontur wilayah, serta dampak lingkungan, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat.
Bupati Gayo Lues Suhaidi menyambut baik perhatian dan langkah strategis pemerintah pusat tersebut. Ia berharap pembangunan jalur baru dapat segera direalisasikan mengingat pentingnya jalan Blangkejeren–Kutacane sebagai urat nadi perekonomian daerah. Ia juga mengapresiasi dukungan Anggota DPR RI yang aktif memperjuangkan kepentingan Gayo Lues di tingkat nasional.
Peninjauan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues sekaligus menghadirkan solusi yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat, agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal tanpa dibayangi ancaman bencana serupa di masa mendatang.[AHDA GUNAWAN]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

















