BLT Kesra Disorot, Warga Pencari Sapu Lidi di Cipari Pari Timur Mengaku Tak Pernah Terdata

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:17 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra di Desa Cipari Pari Timur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, menuai sorotan masyarakat. Sejumlah warga dengan kondisi ekonomi tidak menentu mengaku tidak pernah terdata sebagai penerima bantuan, meski hidup dalam keterbatasan.

Salah seorang warga, Pak Manalu, yang sehari-hari bekerja mencari sapu lidi, mengatakan dirinya tidak pernah menerima BLT Kesra. Padahal, penghasilannya tidak tetap dan hanya bergantung pada hasil kerja harian.

“Kami hidup dari sapu lidi. Kadang ada hasil, kadang tidak sama sekali. Untuk makan pun pas-pasan, tapi bantuan itu tidak pernah kami dapat,” ujar Pak Manalu saat dikonfirmasi media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi serupa juga dialami sejumlah warga lain yang bekerja serabutan, mengumpulkan brondolan sawit, atau tidak memiliki penghasilan tetap. Mereka berharap bantuan sosial dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar, namun justru tidak tercantum dalam daftar penerima.

Di sisi lain, berdasarkan keterangan warga, ditemukan adanya penerima BLT Kesra yang dinilai tidak sesuai kriteria, di antaranya berasal dari unsur anggota perangkat desa, pengusaha, serta kepala sekolah yang memiliki penghasilan tetap.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat bantuan sosial diperuntukkan bagi warga miskin dan rentan yang tidak memiliki penghasilan tetap.

Kondisi ini dinilai janggal karena pemerintah desa merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi ekonomi warganya, sehingga semestinya mampu melakukan verifikasi dan koreksi data agar bantuan sosial tidak justru dinikmati oleh pihak yang tidak berhak.

Klarifikasi Pemerintah Desa
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Cipari Pari Timur menjelaskan bahwa data penerima BLT Kesra yang digunakan merupakan data lama yang bersumber dari dinas, dan bukan hasil pengajuan terbaru dari pemerintah desa.

Namun, pernyataan tersebut kembali menuai pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat kondisi ekonomi warga dinilai telah banyak berubah dan seharusnya dilakukan penyesuaian berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

LP Tipikor Nusantara Dorong Audit
Atas pantauan dan penelusuran anggota tim LP Tipikor Nusantara, Parlin Siburian, ditemukan sejumlah dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan di Desa Cipari Pari Timur.

Dugaan tersebut mencakup penyaluran BLT Kesra yang tidak tepat sasaran, pengelolaan BUMDes, serta penggunaan Dana Desa yang dinilai tidak sesuai ketentuan, sebagaimana keterangan masyarakat setempat.

Atas temuan itu, LP Tipikor Nusantara menyatakan akan menyurati Inspektorat dan Kejaksaan Negeri, dengan tembusan Ombudsman Republik Indonesia, guna mendorong dilakukannya audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan desa tersebut.

Bagi warga seperti Pak Manalu, harapan mereka sederhana. “Kami tidak minta banyak, hanya ingin diperlakukan adil. Kalau bantuan itu untuk orang miskin, tolong lihat kami,” pungkasnya. [PARLINDUNGAN]

Berita Terkait

Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Manipulasi AJB hingga Kriminalisasi Warga Uji Ketegasan Hukum
Di Antara Janji dan Kenyataan, Kepemimpinan Subulussalam Dipertanyakan
Defisit Rp290 Miliar Mengguncang Subulussalam, Tekanan Politik Mengarah ke Pusat Kekuasaan Daerah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:37 WIB

Melalui Pendampingan PT Timah, Pokdakan Tuah Bersatu Terus Kembangkan Budidaya Kakap Putih.

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:46 WIB

PT TIMAH Dorong Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Pembinaan Bank Sampah di Desa Sawang Laut

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:22 WIB

Jumat Berkah, Ka Pos Marnit Pol Airud Serahkan Bantuan Kepada Warga Penderita Diabetes Akut.

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:09 WIB

Pemerintah Desa (Pemdes) Tebias Kembali Salurkan BLT Bulan April – Juni 2026 Kepada 28 KPM.

Senin, 25 Mei 2026 - 06:28 WIB

Lewati Berbagai Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT TIMAH

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:03 WIB

PT TIMAH Konsisten Bangun Generasi Unggul, 958 Alumni Lahir dari Program Kelas Beasiswa

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:54 WIB

Jaga Generasi Muda Sebagai Penerus Bangsa, Polres Karimun Gelar Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026

Berita Terbaru