Jawa Timur|Tribun News 99 – Pasuruan-Kursi pimpinan definitif di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, hingga kini masih kosong.
Ketiga instansi vital yang posisinya masih lowong tersebut, meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), RSUD Bangil, serta Inspektorat Kabupaten Pasuruan.
Meski jabatan-jabatan utama tersebut belum diisi oleh pejabat definitif, roda birokrasi dan pelayanan publik dipastikan tidak mengalami kendala.
Pemkab Pasuruan bergerak cepat dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk memimpin jalannya program kerja di masing-masing instansi, agar tidak terjadi kepasifan instruksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasuruan, Fathurrahman, menegaskan status Plt saat ini sudah cukup kuat untuk mengawal operasional harian.
“Masih kosongnya kepala definitif di tiga OPD tersebut, sama sekali tidak berdampak negatif pada pelayanan masyarakat. Semua urusan birokrasi harian tetap berjalan normal dan lancer, seperti biasa. Karena fungsi kepemimpinan langsung dicover oleh pejabat Plt,” jelas Fathurrahman.
Ia menambahkan, Pemkab Pasuruan sengaja tidak terburu-buru dalam mengisi kekosongan kursi kepemimpinan ini.
Hal itu dilakukan karena penataan manajemen ASN di bawah kepemimpinan Bupati Pasuruan, kini sangat selektif dan mengedepankan objektivitas kompetensi.
untuk mengisi posisi yang kosong ke depan, Pemda siap menerapkan Sistem Merit dan skema manajemen talenta secara penuh. (Hilal)




















