Tulungagung|Tribun News 99 – Habitat burung di Tulungagung terus mengalami penurunan. Hal itu disebabkan karena banyak lingkungan yang kritisis. Agar dapat mengembalikan habitat burung perlu dilakukan konservasi penghijaua di lahan kritis, (18/08/2026).
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Anang Pratistianto mengatakan, keberadaan burung dapat menjadi indikator kondisi ekosistem. Sedangkan banyak habitat burung di Tulungagung yang terus mengalami penurunan.
“Seperti contoh di Huko Park Tulungagung. Dulu kawasan ini menjadi habitat puluhan jenis burung. Tapi sekarang hanya tersisa tujuh jenis burung saja,” ujarnya.
Upaya konservasi perlu dilakukan untuk menjaga habitat burung dan memperbiki kondisi lingkungan. DLH Tulungagung berencana melakukan pemulihan lahan kritis melalui penghijauan.
“Kami sudah siapkan konservasi lahan kritis. Salah satunya dengan penyemaian,” terangnya.
Total ada 10.000 bibit yang akan disebar ke sejumlah lahan kritis di Tulungagung. Dengan harapan lahan kritis dapat dipulihkan kembali. Sehingga habitat burung dan lingkungan terjaga.
“Wilayah lahan kritis banyak kami temukan di Kecamatan Tanggunggunung dan Pucanglaban,” jelasnya.
DLH Tulungagung juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan konservasi lingkungan. Sehingga lahan yang masuk dalam kategori kritis dapat segera ditangani. (Hilal)




















