Tulungagung|Tribun News 99 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Diadakan ditempat rumah kyai khalik di “Pengajian umum” dan “Sholawatan keluarga besar masjid Baitul A’mal” acara didusun Srikading 2 Desa plosokandang kecamatan Kedungwaru menggelar doa bersama sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw 1448 Hijriah.
Turut hadir dalam rangkaian acara tersebut kepala desa plosokandang Bapak Agus Waluyo, Para Tokoh Ulama, Tokoh masyarakat,Ketua Ranting NU dan tim panitia penggerak pelaksana serta masyarakat dusun srigading desa plosokandang.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitul A’ mal dusun Srigading dengan menghadirkan penceramah Drs.KH.khasanun,M,Ag (Dozen UIN) dari ponorogo. Senin 14 September 2026 jam 20:00 WIB sampai acara selesai.

Agenda ini selain untuk menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 RI, juga sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mengenang jasa para pahlawan revolusi, terkhusus kepada pahlawan yang telah berjasa.
Kegiatan Maulid Nabi ini, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Dusun Srigading Pemdes plosokandang setiap merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang berbarengan Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara dimulai dengan iringan hadrah, lalu pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa serta tausiah agama.
Dalam sambutannya Bapak Agus Waluyo selaku Kepala desa plosokandang berdialok tanya jawab bersama ibu ibu besama warga dan ikut berbagi hadiah.
kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan Pemuda mesjid dusun srigading selain untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI juga sebagai merajut tali silaturahmi sesama masyarakat di dusun setempat.
“Kami atas nama Pemerintahan desa plosokandanng mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, semoga pertemuan kita malam hari ini menjadi bukti kita semua, dalam rangka melanjutkan cita-cita para pahlawan kita terdahulu. Dimana mereka telah berjuang keras serta berkorban untuk desa kita cintai ini,”ujarnya.
Sementara itu Bapak Agus waluyo menyambut baik serta mengapresiasi kepada panitia Masjid Baitul A’mal atas terselenggaranya acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 tahun Republik Indonesia.
“Kami atas nama Pemerintah Desa plosokandang sangat bersyukur serta memberikan apresiasi kepada warga dusun srigading yang senantiasa komitmen menggelar acara Maulid nabi Muhammad SAW serta HUT-81 RI dan do’akan bersama yang diperuntukkan untuk para pahlawan yang telah berjasa di negeri ini,”ungkapnya.
Dalam ceramahnya Drs. KH. Khasanun,M.Ag menyampaikan beberapa pesan dan nasehat kepada seluruh tamu undangan yang hadir supaya terus menjaga sholat berjama’ah di dusun srigading di Rw.2/Rt.1 pemdes plosokandang dengan tetap menghidupkan dan mensiarkan syariat Islam di tengah-tengah masyarakat.
Karena ruhnya dusun srigading ini adalah agama. Maka mari kita jaga dan rawat kebersamaan ini dengan memperkuat nilai-nilai agama, sebagaimana yang telah dilakukan para kyai dan ulama terdahulu dengan menghidupkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Selanjutnya Kepala desa Bapak Agus Waluyo mengajak kepada seluruh masyarakat Desa srigading untuk senantiasa hidup rukun, kompak, guyub dan saling tolong menolong serta menghidupkan kembali semangat jiwa gotong royong.
“Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat kampung kita ini, dengan senantiasa berzikir serta berdoa kepada Allah SWT dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, agar kampung kita senantiasa diberikan keberkahan dan rahmat Allah SWT serta dijauhkan dari segala musibah,”imbuhnya.
Kemudian ia berpesan kepada generasi muda untuk tetap menjaga nilai-nilai agama yang telah didirikan para ulama sekaligus merupakan pejuang kampung Pedekik ini, karena mendirikan kampung ini penuh dengan perjuangan dan pengorbanan.
Yang tidak kalah menariknya dari kegiatan ini Adanya Dorpres yang ada di kursi undangan dengan adanya kertas berstepel panitia untuk menerima hadiah. Warga sangat juga bersama-sama melantunkan sholawatan yang sudah menjadi tradisi di masyarakat dilingkungan masjid Baitul A’mal dan ini menjadi simbol kebersamaan juga kekeluargaan, serta permohonan akan rezeki dan keselamatan bagi semua yang membagikannya dalam acara tersebut. (Hilal)




















