Jawa Timur: Tribun News 99. Jawa Timur-Tulungagung. Kementerian Kelautan dan Perikanan mulai melakukan pendataan program bantuan Budidaya Ikan Darat Tematik. Di Tulungagung sudah ada 17 desa yang masuk dalam usulan bantuan program tersebut. Adapun bantuan yang diberikan pemerintah pusat berupa pembuatan kolam hingga benih ikan, (28/07/2026).
Kabid Pengelolaan Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan Tulungagung, Dedy Azhar mengatakan, pada tahun 2026 Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki program Budidaya Ikan Darat Tematik. Di Tulungagung kuota diberikan kepada 271 desa/ kelurahan.
“Target di Tulungagung sebanyak 271 desa/ kelurahan. Namun sampai saat ini baru 17 desa yang sudah mengusulkan,” ujarnya.
Usulan penerima bantuan akan dibuka hingga tahun 2029. Mengingat realisasi program akan dilaksanakan secara bertahap oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Untuk realisasi tahap pertama insyallah tahun ini. Makanya kemarin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan verifikasi kepada 17 desa yang diusulkan. Kemungkinan realisasi bulan Agustus atau September mendatang,” terangnya.
Ada beberapa ketentuan yang harus disiapkan untuk diusulkan mendapat program Budidaya Ikan Darat Tematik. Diantaranya, lahan milik pemerintah desa atau kelurahan seluas 1000 meter persegi, lahan tidak boleh berstatus LSD dan nonpertanian atau tidak produktif.
“Rata-rata desa atau kelurahan yang belum mengusulkan karena terkendala lahan,” jelasnya.
Dengan luasan lahan mencapai 1000 meter persegi akan dibangun 20 kolam budidaya ikan. Adapun jenis ikan sudah ditentukan oleh kementerian yakni ikan lele atau nila.
“Jadi nanti kementerian akan memberikan bantuan pembangunan kolam, instalasi air, benih dan pakan ikan selama satu periode panen. Dinas juga akan menerjunkan tim untuk melakukan pendampingan,” imbuhnya. (Hilal)




















