Gayo Lues – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang kembali mengguyur wilayah Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, memicu terjadinya longsor susulan pada Kamis (03/01/2026).
Peristiwa alam tersebut menyebabkan timbunan material tanah dan bebatuan menutup badan jalan di sejumlah titik, sehingga akses transportasi dan aktivitas masyarakat setempat sempat terhenti.

Menyikapi kondisi tersebut, personel Polres Gayo Lues bersama jajaran Polsek Putri Betung bergerak cepat turun langsung ke lokasi sejak pagi hari.
Kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman, mencegah potensi risiko lanjutan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak longsor.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K. melalui Kapolsek Putri Betung IPDA Novrizal, S.H. menjelaskan bahwa longsor terjadi di Desa Ramung Musara, tepatnya di Dusun Begade 4. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan, mengakibatkan jalur tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Selain di lokasi tersebut, longsor juga dilaporkan terjadi di ruas Jalan Tangsaran yang masih berada di wilayah Desa Ramung Musara.
Untuk mempercepat penanganan, alat berat telah diturunkan ke lapangan dan saat ini tengah bekerja melakukan pembersihan material longsoran agar akses warga dapat segera dibuka kembali dan mobilitas masyarakat kembali normal.
IPDA Novrizal menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lokasi tidak hanya sebatas pengamanan jalur, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan negara dalam melindungi keselamatan masyarakat.
Personel kepolisian turut membantu proses pengaturan di sekitar lokasi longsor serta mengimbau warga agar tidak mendekati area rawan demi menghindari potensi longsor susulan.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil dan curah hujan yang relatif tinggi. Menurutnya, faktor geografis wilayah Putri Betung yang berbukit dan rawan longsor menuntut kehati-hatian ekstra, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar lereng dan jalur perbukitan.
Meskipun peristiwa longsor ini tidak menimbulkan korban jiwa, dampaknya cukup signifikan terhadap aktivitas warga, terutama terganggunya akses transportasi antar desa. Sejumlah warga berharap proses pembersihan dapat segera diselesaikan agar roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat dapat kembali berjalan seperti sedia kala.
Hingga saat ini, Polres Gayo Lues bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan penanganan longsor berjalan cepat dan efektif.
Aparat gabungan tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor lanjutan, sekaligus memastikan kondisi keamanan dan keselamatan masyarakat di Kecamatan Putri Betung tetap terjaga dalam menghadapi cuaca ekstrem. [AHDA GUNAWAN]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

















